Apa Itu Bisnis Model Canvas? Pengertian dan Contoh BMC Sederhana

Bisnis Model Canvas

 

Apa itu bisnis model canvas? Membangun sebuah ide bisnis menjadi sebuah perusahaan yang nyata memang bukan hal yang mudah. Ada berbagai langkah persiapan dan strategi yang harus dibentuk dan dikembangkan agar sebuah ide bisnis dapat direalisasikan menjadi sebuah produk yang menarik bagi masyarakat.

Pada artikel sebelumnya kita telah membahas mengenai beberapa langkah yang diperlukan untuk mengubah ide bisnis Anda menjadi sebuah peluang bisnis startup yang nyata. Salah satu langkah krusial yang harus Anda persiapkan dengan matang adalah membuat rencana bisnis atau business plan untuk memberikan gambaran nyata bagaimana bisnis Anda akan beroperasi.

Tanpa rencana bisnis yang baik, apapun bisnis yang Anda jalankan—baik itu bisnis konvensional, bisnis online, maupun bisnis startup—Anda akan berjalan dengan mata setengah tertutup. Hal ini akan mengakibatkan ketidaksiapan Anda dalam menghadapi berbagai masalah yang Anda temui pada proses perjalanan bisnis Anda. Dan kemungkinan terburuk yang terjadi adalah, tanpa rencana bisnis yang matang, bisnis Anda akan gagal di tengah jalan.

Tentunya Anda tidak menginginkan hal itu terjadi, ya?

Oleh karena itu, marilah sekarang kita pelajari satu per satu bagaimana membuat rancangan bisnis dengan model yang sederhana, tetapi tetap memberikan gambaran yang jelas.

Bagaimana caranya? Dengan menggunakan Bisnis Model Canvas.

Apa itu Bisnis Model Canvas?

 

Dunia bisnis zaman old mengenal rancangan bisnis dengan nama business plan yang biasanya diformulasikan dengan sangat detil dan panjang dalam puluhan, bahkan hingga ratusan halaman.

Ini tentunya tidaklah efektif untuk kemudian digunakan dalam praktek pengembangan bisnis Anda.

Rasanya pasti malas ketika harus membolak-balik ratusan halaman hanya untuk mencari satu detil kecil yang terlupa, ya? Belum lagi ketika rencana bisnis itu diserahkan kepada investor. Wah, bisa melotot investor Anda melihat ratusan halaman yang penuh dengan tulisan!

Inilah mengapa kemudian Bisnis Model Canvas diciptakan.

Bisnis Model Canvas pada dasarnya adalah sebuah kerangka kerja yang digunakan sebagai garis besar landasan model bisnis startup. Ia berfungsi sebagai sebuah alat strategi manajemen untuk mendefinisikan dan menerjemahkan bentuk perusahaan secara garis besar dalam bentuk pemetaan visual.

Model rencana bisnis ini pertama kali diperkenalkan dalam sebuah buku karangan Alexander Osterwalder yang berjudul Business Model Generation. Dalam buku ini, Bisnis Model Canvas dijelaskan sebagai sebuah framework sederhana yang dapat mempresentasikan berbagai elemen penting yang dibutuhkan dalam sebuah ide bisnis.

Konsep dasar Bisnis Model Canvas mengandalkan penggambaran ide bisnis dalam bentuk pemetaan visual. Hal ini bertujuan agar setiap orang yang terlibat dalam bisnis Anda memiliki pemahaman yang searah tentang berbagai detil dalam proses perjalanan bisnis Anda nantinya seperti keuangan perusahaan, cara kerja, tipe customer, serta berbagai infrastruktur yang diperlukan untuk mengembangkan bisnis Anda.

 

Apa Pentingnya Bisnis Model Canvas?

 

Mungkin Anda bertanya-tanya. Apa sih pentingnya Bisnis Model Canvas? Jalankan saja ide bisnis yang ada. Atau kalau memang perlu, ya sudah buat saja business plan yang sederhana. Yang penting kan ada rancangan bisnisnya!

Eits, tunggu dulu.

Slow down dan cobalah Anda pikirkan baik-baik. Anda mungkin bisa saja membuat rancangan bisnis asal-asalan dengan anggapan bahwa yang penting Anda sendiri paham ke mana arah dan tujuan bisnis Anda berkembang, bukan?

Tetapi bagaimana dengan tim Anda? Bagaimana dengan investor Anda?

Sure, ide bisnis mungkin bisa Anda kembangkan sendiri. Tetapi pada proses perjalanan bisnis Anda nantinya, Anda akan bertemu dengan berbagai macam individu yang pastinya akan banyak berperan bagi bisnis Anda. Entah mereka akan menjadi bagian dari tim sukses, atau berniat mengucurkan dana investasi pada perusahaan yang Anda dirikan.

Nah, di sinilah Bisnis Model Canvas akan banyak membantu Anda.

Sistem rancangan bisnis ini mendefinisikan elemen bisnis menjadi 9 fokus penting yang jelas, sehingga baik Anda maupun para pihak yang terlibat memiliki pemahaman yang sama mengenai konsep dan tujuan bisnis dalam berbagai aspek.

Sehingga kemudian Anda dapat menilai dan memvalidasi bersama apakah bisnis tersebut akan memiliki potensi yang menjanjikan atau tidak.

Tidak akan ada lagi kesalahpahaman atau miskomunikasi yang dapat menghambat proses pengembangan bisnis Anda karena semua sudah terpapar dengan jelas pada Bisnis Model Canvas yang Anda miliki, yang kemudian akan menjadi acuan bagi setiap keputusan yang diambil oleh Anda maupun anggota tim.

9 Elemen Penting Bisnis Model Canvas

 

Sampai di sini apakah Anda sudah cukup paham mengenai pengertian dan tujuan dibuatnya Bisnis Model Canvas?

Pastinya Anda penasaran ya, apa saja sih 9 elemen penting yang menjadi framework sebuah ide bisnis dalam BMC ini?

Yuk, mari kita bahas satu per satu.

 

  • Customer Segment

 

Dalam mengembangkan sebuah ide bisnis, Anda pasti sudah memiliki gambaran siapa yang menjadi target pasar yang akan membeli produk Anda.

Inilah yang dimaksud dalam customer segment atau segmentasi pasar

Sebagai contoh, Anda ingin membangun sebuah bisnis franchise makanan ringan a la street food Taiwan. Dalam rencana Anda, siapa yang akan membeli produk makanan a la Taiwan ini? Apakah Anda ingin menarik perhatian anak-anak sekolah? Atau pekerja kantoran? Atau Anda mengincar kaum sosialita yang hobi menghabiskan waktu mereka di mall?

Segmentasi konsumen ini tentunya akan sangat memengaruhi bagaimana ide bisnis Anda dikembangkan nantinya.

Mengapa? Karena, well, Anda tidak mungkin menggunakan cara yang sama untuk menarik perhatian anak sekolah dan kaum sosialita bergengsi, bukan?

 

  • Value Proposition

 

Penjelasan gampang dari value proposition adalah, apa sih yang membuat produk / bisnis Anda berbeda dari produk / bisnis lainnya? Apa nilai lebih yang Anda tawarkan dari bisnis ini sehingga masyarakat akan tertarik bergabung dengan bisnis atau membeli produk Anda? Bagaimana produk / bisnis Anda dapat menyelesaikan masalah mereka?

Pada poin ini Anda harus menjelaskan mengenai keunggulan dan kekuatan yang membuat bisnis Anda menarik dan berbeda dari yang lain, serta apa saja manfaat yang bisa Anda berikan bagi pelanggan Anda.

Di samping itu, value proposition juga berfungsi untuk memahami apakah bisnis yang Anda kembangkan dapat menjual dan memberikan solusi yang dibutuhkan oleh target konsumen Anda.

Value proposition juga berfungsi sebagai tujuan bisnis utama Anda sehingga setiap kegiatan bisnis yang terjadi dalam perusahaan Anda akan dilakukan dengan tujuan mewujudkan value proposition tersebut.

 

  • Channels

 

Anda sudah memiliki target pasar yang jelas serta produk berkualitas yang pastinya akan menarik perhatian calon konsumen Anda.

Nah, sekarang saatnya memikirkan bagaimana cara Anda berkomunikasi dan menawarkan produk yang berkualitas ini pada calon konsumen Anda.

Pada poin ketiga ini, Anda perlu memikirkan cara dan media yang tepat untuk menyampaikan value proposition Anda kepada customer segments.

Cobalah mencari media yang tepat dan paling efektif untuk menjangkau target konsumen Anda. Anggaplah Anda sedang melakukan PDKT atau pendekatan kepada calon pelanggan Anda. Untuk itu, Anda perlu menggunakan media dan bahasa yang pas dan sesuai dengan interest calon pelanggan Anda tersebut.

Sebagai contoh, apabila Anda ingin menjangkau segmentasi pasar anak-anak muda kekinian, Anda bisa aktif melakukan promosi di media sosial seperti Twitter, Instagram, atau bahkan platform video YouTube dan Tik Tok.

 

  • Customer Relationship

 

Seperti yang pernah kita bahas pada artikel sebelumnya, penting bagi sebuah bisnis untuk memberikan fokus khusus kepada para pelanggan mereka. Inilah yang menjadi fokus utama dari poin Customer Relationship.

Bagaimana cara terbaik untuk melakukan pendekatan terhadap calon pelanggan Anda? Dan bagaimana Anda memastikan bahwa pelanggan Anda merasa senang dan puas dengan produk atau jasa yang Anda berikan?

Menjaga hubungan baik dengan para pelanggan adalah salah satu kunci penting untuk membangun bisnis yang sukses. Anda harus menemukan cara yang tepat untuk memonitor dan menjaga agar pelanggan Anda tetap puas dengan produk yang Anda tawarkan.

Seperti misalnya, Anda menjual produk berupa kosmetik kecantikan dengan segmentasi pasar wanita dengan usia 18 – 25 tahun. Nah, Anda bisa melakukan pendekatan dengan memberikan informasi mengenai tips-tips kecantikan dan bagaimana mengaplikasikan produk kosmetik Anda untuk berbagai keperluan yang berbeda: tips aplikasi make-up ke kampus, ke kantor, atau ketika jalan-jalan di mall.

Terlebih lagi, Anda juga bisa memberikan respon dan perhatian khusus pada feedback yang diberikan oleh pelanggan Anda. Dengan begitu, mereka akan merasa dilibatkan dalam proses pengembangan bisnis Anda sehingga mereka juga akan membangun sense of belonging dan pada akhirnya tetap setia pada bisnis Anda.

 

  • Revenue Streams

 

Ini adalah salah satu poin yang cukup krusial dalam perancangan Bisnis Model Canvas. Dalam poin ini, Anda harus memberikan gambaran yang jelas bagaimana bisnis Anda akan menghasilkan uang. Apakah melalui penjualan produk? Penjualan jasa? Dividen? Biaya franchise? Atau royalti?

Pastikan Anda sudah mengelola semua kemungkinan yang ada agar tidak ada satu kesempatan pun yang terlewat dalam meningkatkan pendapatan bagi perusahaan Anda. Manfaatkan semua elemen, mulai dari bahan baku, produk, hingga biaya jasa secara maksimal untuk memperoleh keuntungan sebesar-besarnya.

 

  • Key Resource

 

Anda boleh menjual value proposition dengan kualitas yang tinggi, tetapi hal ini harus diimbangi dengan cara menyediakan key resources atau sumber daya utama yang akan mewujudkan nilai keunggulan dari produk yang Anda jual.

Sebagai contoh, Anda memiliki perusahaan yang menjual produk makanan ringan a la Taiwan dengan value proposition bahwa makanan ringan Anda memiliki cita rasa otentik khas Taiwan.

Tentunya hal ini harus Anda wujudkan dengan menyediakan berbagai sumber daya yang mendukung seperti bahan baku asli yang diimpor dari Taiwan, dan resep atau juru masak yang dapat menyajikan makanan ringan tersebut sesuai dengan cita rasa asli dari Taiwan.

Sumber daya inilah yang kemudian akan menjadi salah satu aset utama sehingga bisnis Anda dapat bersaing dengan bisnis lain di bidang yang sama.

 

  • Key Activities

 

Selain berbagai aset dan sumber daya utama, untuk mencapai value proposition yang Anda sampaikan, tentunya Anda harus melakukan berbagai usaha dan kegiatan yang akan membawa bisnis Anda semakin mendekat kepada tujuan tersebut.

Usaha dan kegiatan ini termasuk bagaimana Anda menjangkau pasar, menciptakan produk yang berkualitas, serta bagaimana Anda menjaga hubungan dengan pelanggan.

Inilah yang dimaksud dengan key activities.

Sebagai contoh, pada bisnis makanan ringan a la Taiwan di atas, key activities utama yang dilakukan adalah dengan cara mengimpor bahan baku makanan langsung dari Taiwan dan memasak makanan menggunakan resep atau bahkan juru masak asli Taiwan yang dapat menciptakan cita rasa otentik dan khas Taiwan.

 

  • Key Partnership

 

Seperti yang disebutkan di atas, dalam perjalanan bisnis sebuah perusahaan, akan ada banyak pihak eksternal yang terlibat sebagai partner kerja yang mendukung perusahaan Anda. Beberapa pihak eksternal ini akan membentuk sebuah jaringan kerja sama yang akan menjadi salah satu landasan utama keberlangsungan perusahaan Anda.

Sebagai gambaran, pada bisnis makanan ringan a la Taiwan tadi, Anda akan membutuhkan hubungan kerja sama yang baik bagi pihak supplier bahan baku makanan ringan Anda, pihak distributor, serta pihak ekspedisi yang akan membantu Anda dalam proses pengiriman bahan baku.

Terlebih lagi, jika bisnis makanan ringan Anda dikembangkan dalam bentuk franchise, tentunya Anda juga harus menjaga hubungan baik dengan setiap mitra yang memutuskan untuk bergabung dengan bisnis franchise Anda.

 

  • Cost Structure

 

Elemen terakhir yang juga menjadi salah satu kunci penting bagi kelangsungan bisnis Anda adalah cost structure atau struktur pembiayaan bisnis.

Dalam sebuah bisnis, tentunya akan ada banyak dana yang harus dikeluarkan untuk membayar berbagai macam beban biaya bisnis Anda. Inilah yang kemudian harus Anda telaah dan kelola secara efisien dan hati-hati.

Pada poin ini, Anda harus menjabarkan dan memilah-milah biaya apa saja yang harus Anda keluarkan untuk melaksanakan berbagai aktivitas bisnis, berapa banyak biaya promosi, biaya sumber daya, dan berbagai macam biaya beban usaha lainnya.

Pastikan bahkan semua beban biaya yang dikeluarkan adalah beban biaya utama yang berperan penting untuk mewujudkan value proposition yang menjadi tujuan utama bisnis Anda. Dengan begitu, Anda dapat menghemat biaya dan meminimalisir risiko kerugian.

 

Contoh Bisnis Model Canvas Sederhana

 

Bagaimana? Apakah sekarang gambaran mengenai Bisnis Model Canvas sudah semakin jelas bagi Anda?

Untuk menyempurnakan pemahaman Anda mengenai Bisnis Model Canvas ini, mari kita bersama-sama membuat Bisnis Model Canvas sederhana untuk bisnis franchise makanan ringan a la Taiwan Street Snacks di atas.

Let’s get started!

Seperti yang Anda lihat, Bisnis Model Canvas menyediakan alternatif model rancangan bisnis yang lebih sederhana dan mudah dipahami dibandingkan dengan business plan konvensional.

Dengan menggunakan Bisnis Model Canvas, seluruh pihak yang terlibat dalam proses pengembangan bisnis akan lebih mudah memperoleh gambaran dan menganalisa setiap elemen dari ide bisnis yang dicetuskan di perusahaan Anda.

Rencana bisnis yang jelas dan matang adalah salah satu kunci sukses utama bagi pelaksanaan bisnis apapun. Oleh karena itu, lakukan perencanaan bisnis menggunakan Bisnis Modal Canvas ini untuk mempersiapkan setiap ide bisnis Anda, sehingga Anda akan lebih mantap dalam mengambil setiap keputusan bisnis ke depannya.

Nah, bagaimana? Anda sudah siap mewujudkan ide bisnis Anda? Atau masih ada yang perlu Anda tanyakan atau diskusikan? 

Jangan ragu untuk menuliskan pertanyaan dan pendapat Anda di kolom komen, ya! Kami akan dengan senang hati menyapa Anda.

Dream BIG and make it happen!

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *