Ingin Mendirikan Perusahaan Startup Sendiri? Yuk, Ikuti Langkah-Langkah Berikut

startup

 

Gojek telah berhasil menjadi sebuah perusahaan startup decacorn global dengan value perusahaan lebih dari 10 miliar dolar Amerika.

Tentunya hal ini menjadi sebuah inspirasi bagi banyak pebisnis muda Indonesia untuk mengikuti jejak perusahaan startup besutan Nadiem Makarim dan kedua rekannya ini.

Peluang bisnis startup di bisnis Indonesia memang sedang dalam tahap perkembangan yang sangat pesat. Dilansir dari sebuah media nasional, Republika.id, Indonesia menempati posisi kelima sebagai negara pencetak perusahaan startup terbanyak di dunia. Hingga saat ini, total perusahaan startup Indonesia yang berhasil diluncurkan telah mencapai lebih dari 2000 perusahaan.

Wow! Fantastis sekali, ya!

Nah, Anda juga bisa lho bergabung bersama deretan pebisnis sukses ini!

Bagaimana caranya? Tentu saja dengan membuka perusahaan startup Anda sendiri! 

Sepertinya sulit, ya? Tapi tenang saja. Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan gambaran dasar bagi Anda mengenai langkah-langkah yang Anda perlukan untuk membuka perusahaan startup Anda sendiri.

Jadi, apa saja langkah-langkah tersebut? Oke, mari kita mulai!!

 

  • Siapkan Mental Anda

satartup mental baja

Terlihat sepele memang. Tetapi justru inilah yang kerap kali membuat banyak bisnis startup akhirnya mangkrak di tengah jalan.

Sebelum Anda memulai bisnis startup Anda, hal pertama yang harus Anda miliki adalah kesiapan mental untuk menghadapi perjalanan panjang dengan tekad yang teguh. Bukan setengah-setengah.

Anda harus memahami terlebih dahulu bahwa this is for the long run. Perjalanan bisnis startup adalah proses yang panjang. Walaupun memang bisnis startup dirancang untuk berkembang dengan cepat, waktu yang dibutuhkan dalam proses kreasi produk atau jasa perusahaan startup Anda tidaklah singkat dan mudah. Hal ini karena proses tersebut membutuhkan eksperimen berkali-kali dan Anda mungkin akan beberapa kali gagal, sehingga Anda harus mengulangi proses dari awal.

Nah, inilah yang kemudian seringkali diabaikan oleh banyak pelaku bisnis startup pemula. Mereka tidak siap mental dengan melulu ingin cepat sukses dan menghasilkan profit, sehingga perusahaan startup mereka tidak didirikan dengan basis yang kuat.

Karena itu, persiapkan mental Anda dengan baik. Kuatkan tekad Anda untuk menghadapi setiap proses yang Anda jalani dalam mengembangkan perusahaan startup Anda, barulah Anda mulai.

Jika Anda ingin sukses dengan cara instan, lebih baik mundur dari sekarang.

 

  • Temukan Ide Bisnis yang Problem-Solving

idea bisnis startup

 

Apabila Anda sudah siap untuk menghadapi proses yang penuh tantangan, sekarang saatnya untuk mencari ide bisnis bagi perusahaan startup Anda.

Pada artikel sebelumnya kami telah membahas mengenai 5 langkah design thinking yang pasti akan sangat bermanfaat dalam tahap pencarian ide bisnis bagi perusahaan startup Anda. Anda dapat menggunakan cara tersebut untuk mengembangkan ide-ide bisnis yang Anda miliki.

Di samping itu, salah satu kunci penting yang harus Anda lakukan dalam tahap ini adalah menemukan ide bisnis yang dapat menjadi solusi atas masalah-masalah yang ada di masyarakat, serta dapat dijangkau oleh masyarakat yang membutuhkannya (scalability). 

Sebagai contoh, perusahaan startup Traveloka bukanlah merupakan travel agent pertama di Indonesia, bahkan internasional. Tetapi Traveloka dapat mendistribusikan produk mereka sehingga mudah dijangkau oleh jutaan orang kapan saja, tidak peduli di mana pun mereka berada. Inilah yang kemudian membuat Traveloka mampu mengalahkan para travel agent konvensional lainnya.

Anda harus menemukan ide bisnis yang dapat menjawab berbagai macam tantangan di masyarakat, termasuk tantangan dalam soal Market Size, Product, dan Distribution. Hal ini termasuk menaklukkan tantangan bagaimana ide bisnis Anda akan menciptakan produk yang diminati banyak orang sehingga mereka bahkan mau membayar untuk memakai produk Anda. Serta bagaimana Anda dapat mengembangkan ide bisnis Anda sehingga dapat menjangkau lebih banyak elemen masyarakat dengan akses yang mudah.

 

  • Buatlah Rencana Bisnis

rencana bisnis startup

 

Apabila Anda sudah menentukan ide bisnis yang akan Anda jalankan. Kini saatnya merancang business plan atau rencana bisnis bagi perusahaan Anda.

Rencana bisnis ini akan sangat berguna untuk memberikan gambaran dasar mengenai bagaimana perusahaan startup Anda berkembang nantinya, dan mempersiapkan Anda menghadapi berbagai masalah yang mungkin terjadi pada proses pengembangan perusahaan startup Anda.

Di samping itu, business plan ini akan sangat Anda butuhkan pada saat Anda mempresentasikan perusahaan Anda ke calon investor. Mereka sudah pasti ingin diyakinkan terlebih dahulu bahwa Anda memiliki rencana yang matang dalam mengembangkan perusahaan startup Anda, sebelum mengucurkan dana mereka bagi perusahaan startup Anda.

A goal without a plan is just a wish – Antoine de Saint.

 

  • Mencari Partner Bisnis yang Kompatibel

partner bisnis

 

Dalam bisnis apapun, akan sulit bagi Anda untuk melakukan semuanya sendiri. Terlebih lagi dalam bisnis startup. Anda akan membutuhkan partner yang memiliki keahlian pada bidang-bidang tertentu yang mungkin tidak Anda miliki.

Seperti misalnya, apabila Anda seorang expert dalam dunia pendidikan dan ingin membuat perusahaan startup pendidikan melalui aplikasi ponsel, tentunya Anda akan membutuhkan seseorang yang memahami dengan baik bagaimana cara kerja aplikasi ponsel tersebut. Atau mungkin Anda juga akan membutuhkan seseorang yang lebih paham mengenai masalah keuangan, atau bahkan teknik marketing.

Intinya adalah, Anda akan membutuhkan paling tidak satu atau dua orang partner yang akan mendampingi Anda dalam mengembangkan perusahaan startup Anda. Untuk itu, Anda harus dengan teliti mencari partner bisnis yang bisa bekerjasama dengan Anda dalam situasi dan kondisi apapun. 

Partner Anda harus memiliki visi yang sama dengan yang Anda miliki sehingga baik Anda maupun partner dapat sama-sama bekerja menuju arah yang sama. 

Anda dan partner juga harus kompatibel dalam hal temperamen dan memiliki semacam chemistry, sehingga Anda dapat saling mengisi kelemahan masing-masing dan saling mendorong untuk terus bertumbuh.

Dan yang paling penting, jangan lupa untuk membuat perjanjian resmi secara hukum dengan partner Anda, yang akan menjelaskan dengan detil bagaimana kerjasama Anda akan berlangsung. Hal ini untuk menghindari kesalahpahaman dan mengatasi kemungkinan terburuk yang mungkin saja terjadi dalam proses pengembangan perusahaan bisnis Anda.

Ingat bahwa bad partnership adalah salah satu alasan mengapa banyak bisnis startup yang mangkrak di Indonesia.

 

  • Melakukan Pengembangan Produk

Definisi Produk Baru dan Pengembangan Produk

 

Langkah yang satu ini mungkin akan membutuhkan waktu yang cukup lama dalam bisnis startup Anda. Produk yang Anda miliki mungkin memang sudah berbasis masalah dan ide yang tepat. Tetapi produk tersebut pastinya masih memiliki berbagai macam kendala yang harus dibenahi sehingga dapat berfungsi dengan baik.

Teruslah lakukan pengembangan produk Anda dan lakukan berbagai macam eksperimen dan testing bersama dengan tim Anda. Bila perlu, libatkan beberapa orang terdekat atau keluarga Anda untuk menjadi tester dalam produk perusahaan startup Anda. Hal ini akan membantu Anda mencari letak masalah atau berbagai jenis bug yang masih terdapat di produk Anda.

 

  • Launching Produk

launching produk

 

Salah satu langkah penting dalam mendirikan dan mengembangkan perusahaan startup yang berhasil adalah mendapatkan timing yang tepat dalam meluncurkan produk Anda.

Kami paham bahwa terkadang Anda akan merasa bahwa produk yang Anda miliki masih belum cukup “pantas” untuk diluncurkan di masyarakat.

Tapi tahukah Anda bahwa pada saat pertama kali Gojek diluncurkan, mereka belum memiliki basis aplikasi canggih seperti sekarang ini. Gojek pada awalnya masih berupa sistem ojek berbasis call center, di mana masyarakat harus menelepon pihak call center saat mereka membutuhkan jasa ojek, dan pihak call center yang akan mencari mitra ojek terdekat untuk dihubungi. Barulah mitra ojek tersebut yang akan menjemput pelanggan. Semua kalkulasi dilakukan manual dengan jarak berdasarkan map yang disediakan Google Map dan Waze.

Bagaimana? Does it sound a little bit make sense now?

Anda tidak harus mencapai tahap produk yang sempurna untuk meluncurkan produk Anda karena itu akan dicapai seiring dengan berjalannya bisnis startup Anda di masyarakat.

Feedback dari customer nantinya juga akan membantu Anda melakukan berbagai perbaikan. Dan ini adalah hal yang sangat baik! Feedback dari customer bukan hanya berarti mereka komplain, tetapi mereka berharap produk Anda akan berkembang menjadi lebih baik lagi.

Untuk itu, apabila produk Anda dirasa sudah cukup matang, Anda bisa segera launching produk Anda dalam skala kecil terlebih dahulu.

Itulah mengapa banyak developer game yang melakukan trik dalam penggunaan istilah rilisan closed beta dan open beta.

 

  • Funding / Pendanaan

pendanaan

Langkah selanjutnya dalam mendirikan perusahaan startup Anda adalah, well, pencarian dana.

Hal ini tidak akan menjadi masalah besar apabila Anda sudah memiliki sumber dana yang mencukupi untuk mencapai Break Even Point (BEP), atau istilah mudahnya, balik modal.

Tetapi apabila Anda belum memiliki modal yang cukup, langkah yang harus Anda ambil adalah mencari investor yang akan membantu Anda dalam proses pengembangan perusahaan startup Anda di bidang pendanaan. Calon investor ini bisa siapa saja mulai dari keluarga, relasi, beberapa ventur capital, dan berbagai pihak lainnya.

Di sinilah kemudian Anda membutuhkan business plan yang matang dan viable untuk memberikan pitch yang menarik bagi calon investor Anda. Siapkan proposal yang akan memberikan penjelasan yang masuk akal bagaiman prospek perusahaan startup Anda di masa yang akan datang.

Calon investor memang dapat melihat proposal Anda dari berbagai sudut pandang, tetapi paling tidak ada tiga poin penting yang harus Anda cover dalam proposal investasi Anda: People, Passion, Product (3P). 

Anda harus menjelaskan bagaimana perusahaan startup Anda beserta produk yang Anda kembangkan ini berguna bagi masyarakat. Kemudian yakinkan para calon investor bahwa Anda memiliki passion yang besar dalam mewujudkan hal itu.

Dan tentu saja, semuanya harus sungguh-sungguh Anda lakukan. Karena jika tidak, sudah pasti bisnis startup Anda akan macet di tengah jalan dan Anda akan mengalami banyak kerugian.

 

  • Terapkan Strategi Marketing yang Kreatif

strategi marketing

 

Setelah produk Anda telah siap dan dana telah tersedia, kini saatnya mengenalkan produk Anda ke masyarakat luas. Dan ini akan melibatkan berbagai macam teknik dan strategi marketing yang unik dan kreatif.

Anda harus selalu ingat untuk memanfaatkan teknik online marketing baik melalui website, media sosial, maupun online advertisement melalui berbagai macam platform. Hal ini akan membantu Anda meningkatkan brand awareness sehingga masyakarat akan semakin mengenali produk Anda.

Lebih baik lagi, jika memang Anda memiliki dana yang memungkinkan, carilah bantuan marketing konsultan yang terpercaya untuk membantu Anda membuat gimmick dan strategi marketing yang unik agar Anda dapat menarik semakin banyak peminat dalam waktu yang lebih singkat.

Jadi, bagaimana? Anda sudah siap untuk mewujudkan mimpi dan mendirikan perusahaan startup Anda sendiri?

Memang sebenarnya belum ada rumusan yang pasti mengenai bagaimana mendirikan perusahaan startup yang dijamin berhasil. Semua akan kembali pada passion, dedikasi, dan berbagai macam keputusan yang diambil dalam setiap langkah bisnis yang Anda jalankan.

Tetapi tenang saja. Anda tidak harus memikirkan semuanya sekaligus.

Anda cukup memulai dengan satu langkah kecil setiap harinya. Karena hanya dengan cara itulah Anda akan menemukan cara untuk menggapai langkah berikutnya.

Karena itu, jangan ragu lagi dan mulailah dari sekarang, maka kesempatan Anda untuk menjadi unicorn startup Indonesia akan semakin dekat!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *