Tag Archives: kompas.com

Mengenal Kompas.com Media Berita Tertua di Indonesia

 

kompas.com

Berbicara tentang media berita di Indonesia, tentu nama Kompas.com adalah yang paling populer dan menjadi salah satu media tertua di Indonesia. Kompas mengawali pemberitaan lewat media cetak berupa korang yang pertama kali terbit pada tanggal 28 Juni 1965. Mulanya korang Kompas diterbitkan dengan motto ‘Amanat Hati Nurani Rakyat’ yang kala itu memuat berita utama soal Konferensi Asia-Afrika II. Napak tilas Kompas pada saat itu juga tentunya sangat tidak mudah, mengingat di era tersebut masih banyak pembredelan media berita dari pemerintah. 

Hingga akhirnya titik balik Kompas menjadi media terpopuler di indonesia adalah pada tahun 1999 pasca reformasi. Kala itu per harinya Kompas mampu terjual lebih dari 600 ribu eksemplar. Tentu angka tersebut sangat besar dan sangat berpengaruh terhadap kondisi Kompas di masa sekarang. Seperti yang kita ketahui bahwa kini Kompas masiih melenggang dengan berbagai jenis media, baik itu media digital maupun media konvensional. 

 

Perjalanan Kompas sebagai Media Berita Online Nasional

Awal mula munculnya Kompas sebagai media digital atau kala itu disebut Kompas Harian Online adalah pada tanggal 14 September 1995. Kompas online menjadi bagian yang diproduksi oleh PT Kompas Media Nusantara dan mulanya bernama kompas.co.id yang sekarang berganti menjadi Kompas.com.

Awal mula kehadiran kompas online hanyalah sebagai media yang berisi berita harian Kompas yang diterbitkan pada hari itu saja. Tujuannya tentu untuk memberi layanan yang lebih luas kepada para pembaca setia harian Kompas di tempat yang sulit terjangkau oleh pendistribusian koran Kompas. Kehadiran Kompas online mampu menyentuh pembaca dari Indonesia bagian timur hingga luar negeri. Dan untuk memberikan pelayanan yang lebih baik, akhirnya pada awal tahun 1996 alamat Kompas online berubah menjadi www.kompas.com dan lebih populer di seluruh antero negeri hingga luar negeri.

Dengan melihat besarnya potensi digital yang ada, maka Kompas online dikembangkan sebagai unit bisnis mandiri yang berada di bawah bendera PT Kompas Cyber Media (KCM) pada tahun 1998. Sejak saat itulah Kompas online juga menjadi media berita cyber yang lebih lengkap dan tidak hanya menyediakan replika berita dari koran harian Kompas. 

Perjalanan panjang telah dilalui Kompas sebagai salah satu portal berita online tertua di Indonesia. Hingga akhirnya pada tahun 2008 yang lalu perusahaan media ini me-rebranding dirinya menjadi Kompas.com. Penggunaan suku kata yang lebih sedikit sesuai dengan produktivitas Kompas yang menjadi kanal berita terupdate dan lugas tanpa basa-basi. Kompas juga selalu menghadirkan karya jurnalistik sarat makna dengan kanal-kanal berita yang semakin lengkap. Sejak saat itu pula rebranding Kompas.com dinilai berhasil karena mampu menjadi acuan bagi pembaca untuk menemukan media karya jurnalisme yang baik dan terpercaya.

 

Kredibilitas Kompas.com yang Terpercaya dengan Metodologi Verifikasi

Dengan tagline ‘Jernih Melihat Dunia’ maka Kompas.com telah memosisikan dirinya sebagai media berita yang mampu menyajikan berita dalam prespektif objektif, independen, utuh, dan tidak bias untuk berbagai kepentingan, mulai dari kekuasaan pemerintahan, politik, sosial, hingga ekonomi. Karena itulah tak hanya menyajikan informasi yang ter-update dalam bentuk hard news melainkan juga berita features yang utuh untuk melihat berbagai perkara dalam prespektif lebih mendalam dan mampu menggairahkan emosi pembaca. 

Repostase utuh yang disajikan Kompas.com juga tak lepas dari ketatnya meja redaksi untuk memastikan kredibilitas informasi yang disampaikan. Jika anda melihat setiap pemberitaan yang dilakukan sejauh ini selalu mengedepankan metodologi verifikasi yang baik. Sehingga dalam setiap konten berita yang dihasilkan memposisikan diri sebagai media yang dapat dipercaya dan tidak ingin menjadi kegaduhan di era derasnya arus informasi yang ada. 

Bahkan keberadaan sosial media yang seringkali menyajikan pemberitaan bohong juga tidak luput dari perhatian Kompas.com untuk mampu mengambil sikap dengan tidak ikut menyelami arus informasi bohong tersebut. Justru sebaliknya, di sini Kompas.com berusaha untuk memberi jawaban atas setiap kegaduhan yang terjadi di tengah simpang-siurnya arus informasi yang ada.

Di era media sosial saat ini yang membuat kebenaran sulit untuk ditemukan di antara derasnya lautan informasi, maka menjadi sumber yang relevan. Pihak redaksi tidak langsung menelan mentah-mentah setiap informasi yang tersebar luas dan masif di sosial media. Tim Kompas.com terbiasa untuk memfilter informasi di lapangan maupun di media sosial untuk menemukan fakta yang sebenarnya. Demi mendapatkan kebenaran jurnalistik tersebut, maka ada tiga hal yang menjadi perhatian penting redaksional Kompas. Yaitu proses verifikasi observasi lapangan, narasumber, hingga data. 

Observasi lapangan menjadi prioritas utama dari tim Kompas.com untuk mendapatkan fakta paling orisinal. Semua informasi yang didapatkan selalu dicek langsung ke lapangan untuk menggali fakta yang sebenarnya. Pencarian fakta di lapangan juga selalu dibarengi dengan pemilihan narasumber yang tepat. Dan tentunya setiap informasi yang diberikan oleh narasumber juga akan diverifikasi kembali sesuai dengan data-data yang ada. Untuk menjaga privasi narasumber,  juga tidak memublikasikan informasi pribadi dari narasumber, seperti misalnya alamat email ataupun nomor telepon pribadi. Selain itu, sebagai media yang terjamin kredibilitas dan validitasnya, Kompas.com juga didukung oleh lembaga riset mendiri dari Pusat Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Kompas yang sudah teruji selama puluhan data dengan data yang objektif, independen, dan valid.

 

Keunggulan Kompas.com sebagai Fact-Chechker

Berita yang simpang-siur dan meresahkan masyarakat tak jarang dapat beredar dengan mudah di internet. Bahkan penyebarannya semakin masif seiring dengan tingginya angka pengguna internet di Indonesia. Mari kita ambil contoh pada setiap berita hoaks yang tersebar lewat grup-grup WhatsApp. Penyebaran yang masif tersebut tak jarang mampu mengubah prespektif masyarakat secara luas menjadi keliru dan salah arah. 

Untuk menangani kejadian semacam itulah akhirnya secara reguler menjadi bagian dari media berita yang selalu berusaha untuk memverifikasi setiap berita fakta atau hoaks. Kompas.com secara otomatis mengambil bagian sebagai fact-checker dari setiap berita jurnalistik yang ada. Hingga akhirnya pada tahun 2016 kompas.com mengambil langkah untuk menyajikan topik pilihan berupa “Hoaks atau Fakta?” yang sengaja dibuat untuk menjadi penyaring atas berbagai isu dan pemberitaan heboh di negeri ini. 

Kompas.com juga sangat serius untuk memerangi hoaks hingga bekerja sama dengan TurnBackHoax.id. Dari sinilah masyarakat kemudian bisa mengakses untuk melaporkan jika ada berita yang meragukan dengan cara melaporkan link yang nantinya akan dihubungkan dengan TurnBackHoax.id.

Untuk setiap berita yang berhasil diverifikasi, nantinya tim redaksi akan memberikan kesimpulan dengan 3 kategori. Yaitu Fakta untuk mengatakan bahwa berita tersebut adalah benar, Hoaks untuk menginformasikan bahwa berita tersebut adalah palsu, dan kategori Sesat untuk menandakan bahwa berita tersebut mengandung kebenaran yang di dalamnya berusaha dipelintir oleh oknum tertentu untuk membalikkan fakta.

 

Tampilan Desain UI dan UX yang Menarik dari Kompas.com

Sebagai media berita online, maka sudah menjadi kewajiban untuk mampu menghadirkan sisi desain antarmuka yang mudah diakses. Dan jika mengingat dari segmentasi Kompas.com yang menyasar seluruh usia, maka tampilan website kompas sudah sangat mumpuni untuk memfasilitasi kebutuhan target marketnya. Desain yang cenderung sederhana dan tidak terlalu rumit, pemilihan font yang jelas tingkat keterbacaannya, hingga perpaduan warna hitam dan putih yang memperjelas setiap kategori dengan lebih baik. 

Sedangkan untuk desain UX atau user experience yang ditampilkan oleh kompas.com juga sangat simpel untuk diakses. Mulai dari urutan tiap kategori yang terdapat di bagian atas layar hingga disusul oleh headline yang menonjol dan pilihan untuk login atau upgrade ke premium di bagian kanan layar. Pemilihan desain yang ada di website.com ini juga bersinergi dengan desain pada aplikasi yang bisa diunggah di iOs atau android.  Mampu menyajikan desain yang sangat apik dan ringan untuk diakses sekalipun dengan jaringan internet yang lambat. Dengan meminimalisir resolusi gambar yang tidak diperlukan dan penggunaan widget yang sederhana, kompas.com tetap hadir sebagai website dengan desain yang dinamis namun ringan untuk diakses.

 

Baca Berita Lengkap Tanpa Gangguan Iklan

Mungkin anda akan kesal ketika sedang membaca berita namun ada pop-up iklan yang muncul dan mengganggu. Di beberapa daftar situs berita di Indonesia, hal semacam ini memang terkadang muncul karena tidak bisa dipungkiri bahwa iklan adalah salah satu sumber pemasukan media berita online. Namun berbeda dengan Kompas.com yang mana telah memiliki banyak perusahaan yang berada di bawah naungan PT. Kompas Media Nusantara. Hal ini membuat Kompas.com memiliki lebih banyak sumber pemasukan yang tidak hanya mengandalkan iklan saja. Dengan demikian anda tidak akan menemukan iklan yang mengganggu baik itu lewat website kompas.com maupun lewat aplikasinya. 

Sedangkan beberapa iklan yang tersedia di Kompas.com juga jumlahnya tidak terlalu banyak dengan penempatan yang ideal dan tidak mengganggu pembaca. Iklan di Kompas.com juga sangat pilihan dan eksklusif menyajikan produk yang general dan berkualitas. Dengan begitu anda akan menemukan iklan yang tidak hanya sekedar mempromosikan produknya untuk anda, melainkan juga bermanfaat karena bisa menambah wawasan terkait produk-produk terbaru di Indonesia. 

 

Kolom Pencarian untuk Memudahkan Pembaca

Kompas.com juga menyediakan kolom pencarian yang bisa anda manfaatkan untuk menjelajah kata kunci yang dituliskan. Anda bisa menemukan kolom pencarian ini di bagian atas laman utama website Kompas.com maupun lewat aplikasinya. Penggunaan kolom pencarian pada Kompas.com juga terhitung sangat akurat dan langsung menampilkan berita paling relevan. Dengan demikian anda akan lebih mudah ketika ingin mencari berita dengan tajuk tertentu ataupun pada kategori pilihan tertentu. 

Anda juga bisa menuliskan hashtag yang sedang trending untuk mempercepat proses pencarian. Setidaknya ada beberapa hashtag yang sedang trending dalam kurun waktu beberapa minggu belakangan ini, seperti misalnya hashtag Corona Virus hingga Lockdown Jakarta. Penggunaan hashtag yang relevan pada setiap penulisan konten berita di Kompas.com juga patut diapresiasi karena mereka mampu menyajikan informasi yang lebih mudah ditemukan oleh pengguna. 

 

Website yang Berada di Halaman Pertama Mesin Pencari Google

Beberapa diantara kita mungkin memiliki kebiasaan yang berbeda-beda dalam mencari berita. Ada tipe orang yang langsung membuka website media berita tertentu untuk menemukan informasi terupdate hari ini. Dan adapula tipe orang yang lebih memilih menuliskan berita di kolom pencarian google lalu memilih situs apapun yang ada di laman pertama mesin pencarian tersebut. 

Nah, keunggulan Kompas.com di sini dapat terlihat karena berbagai berita yang anda tuliskan di Google pasti akan menampilkan kompas.com di laman pertama pencariannya. Dengan demikian kita dapat memahami jika kinerja pihak redaksi Kompas telah maksimal untuk dapat meningkatkan SEO atau Search Engine Optimization situsnya. Hal ini juga menunjukkan kredibiltas Kompas.com sehingga tak heran apabila angka pembaca Kompas selalu tinggi setiap harinya.

 

Kategori Global untuk Berita Internasional Terlengkap

Kompas.com memang tidak pernah main-main untuk menyajikan berita paling lengkap pada pembacanya. Sudah sejak lama Kompas menyajikan berita yang bukan hanya dari dalam negeri namun juga dari luar negeri. Kumpulan berita internasional ini meliputi berbagai informasi terpopuler dan teraktual dari seluruh dunia. Isu-isu kenegaraan, politk, ekonomi, kesehatan, dan lain sebagainya menjadi topik utama Kompas untuk berbagai berita mancanegara.

Anda pun bisa mencari berita dunia terlengkap dari website kompas.com yang tersedia di kategori ‘Global’. Berbagai berita di dalamnya juga terjamin kredibilitasnya karena Kompas selalu melansir dari sumber yang terpercaya dan sudah benar-benar terverifikasi secara data. 

 

Pemilihan Rubrikasi yang Menarik

Selain kategori Global, Kompas.com juga menyajikan berbagai kategori berita atau rubrikasi yang sangat menarik. Mulai dari rubrik Hype, Money, Tekno, Otomotif, Sain, News, Tren, Lifestyle, Properti, Travel, dan lain sebagainya. Di dalam setiap kategori tersebut juga terdapat sub kategori yang semakin mengerucutkan jenis konten beritanya. 

Hal ini menjadikan Kompas.com pilihan yang tepat untuk anda yang haus akan informasi. Terlebih semua berita juga bisa disesuaikan dengan hobi dan kebutuhan masing-masing. Seperti contohnya pada kategori Travel di Kompas.com yang memuat banyak sekali sub kategori. Mulai dari “Pesona Indonesia” untuk sajian berita paling lengkap seputar spot wisata menarik di berbagai daerah dari Sabang sampai Merauke. Hingga sub kategori “Ohayo Jepang” untuk anda yang mencari berbagai informasi seputar jalan-jalan ke Jepang. Seluruh konten di dalamnya juga sangat menarik untuk diikuti. Dengan penggunaan bahasa yang disesuaikan tiap kategorinya hingga penggunaan gambar dan video yang semakin meningkatkan minat para pembaca untuk betah berlama-lama di situs ini.

 

Konten Berita yang Bervariasi dan Menarik secara Visual

Kompas.com juga mampu menghadirkan setiap konten berita features dengan kemasan yang sangat menarik. Isi dalam konten ditulis dengan sangat baik sehingga mampu mengikat emosi pembaca. Dan lagi Kompas.com juga tidak hanya berfokus pada tulisan-tulisan artikel saja, melainkan juga penambahan konten foto dan video yang menarik. Bahkan Kompas juga menyediakan kategori khusus bagi anda yang ingin mencari kumpulan foto dan video dari berbagai isu terkini. Kategori ini dinamakan kategori ‘Image’ dengan sub kategori Foto dan Video.

Dalam kategori konten berita ini, anda bisa menemukan berbagai foto dan video dalam jumlah yang lebih banyak. Seperti misalnya dalam satu judul berita yang bisa memuat lebih dari 9 foto atau video dengan durasi yang bervariasi. Berita-berita viral dan teraktual juga selalu menghiasi kategori konten yang menarik ini. Sebut saja pemberitaan soal langit Jakarta yang semakin cerah pasca penetapan Work From Home diberlakukan. Sehingga bagi anda yang lebih mudah menikmati berita berdasarkan konten visual yang menarik, maka Kompas.com adalah tempat yang tepat untuk memenuhi kebutuhan anda.

 

Lebih Dekat dengan Pembaca Lewat Sosial Media

Kompas.com memahami betul peran sosial media sebagai media yang bisa mendekatkan diri kepada para pembaca setianya. Kompas memiliki beberapa akun sosial media, mulai dari akun instagram, twitter, hingga facebook. Bahkan akun instagram kompas.com yang bernama ‘Kompascom’ adalah satu-satunya akun media berita yang mampu memiliki angka followers lebih dari 1,1 juta pengguna di Indonesia. Tentu angka tersebut sangat luar biasa mengingat aktifnya kompas.com sebagai media berita yang kredibel dan menyajikan informasi terupdate di platform instagramnya. 

Instagram Kompascom juga mampu menyajikan tampilan yang sangat menarik. Desain feed yang tertata rapi dan pemilihan warna yang senada. Terlebih lewat akun instagramnya Kompas juga selalu menyajikan berita dengan lebih menarik, seperti contohnya penggunaan infografis hingga fakta-fakta seputar kondisi terkini. Update yang dilakukan kompas.com harusnya bisa menjadi contoh dan tolok ukur dari banyak media berita di Indonesia. Kompascom juga menjadi salah satu akun berita di instagram yang cukup sering menampilkan sosok public figure. Tentu hal ini akan sangat menarik pembaca dan para pengguna instagram untuk setidaknya mengunjungi akun tersebut. Dari sinilah insight di instagram Kompascom akan meningkat lebih pesat dan menerpa lebih banyak pengguna. 

 

Aktif dalam Campaign Sosial Terkait Kondisi Terkini

Kompas.com juga menjadi salah satu portal berita yang selalu aktif dalam campaign sosial terkini. Seperti yang sekarang telah dilakukan, yaitu campaign untuk gerakan sosial yang diberi nama Melawan Corona Virus. Campaign ini berupa penggalangan dana secara online yang bisa diakses oleh siapapun lewat kitabisa.com. Kompas bekerjasama dengan kitabisa.com untuk mengumpulkan donasi sebesar 1 Miyar rupiah yang kini telah terkumpul lebih dari 750 juta rupiah. Gerakan semacam ini tentu sangat penting untuk dilakukan oleh media berita sebesar Kompas.com karena mampu meng-influence para pembacanya untuk juga tergerak secara positif. Gerakan campaign yang dilakukan Kompas.com juga mampu menghadirkan emosi positif dari para pembaca untuk lebih loyal dan percaya dengan Kompas. Sehingga tak heran jika setiap campaign yang dilakukan mampu menarik massa dalam jumlah yang sangat besar. 

 

Giveaway Menarik dari Instagram Kompascom

Bagi anda yang sudah mengikuti akun instagram Kompascom pastinya tidak asing lagi dengan berbagai program giveaway yang mereka lakukan. Kompas selalu aktif dalam program bagi-bagi hadiah untuk para followers instagram mereka. Kegiatan ini tentu saja mampu menarik jumlah pengikut instagram yang lebih besar karena umumnya beberapa syarat mengikuti giveaway selalu berhubungan dengan algoritma instagram. Seperti pemberian like, komentar, hingga penggunaan hashtag tertentu. Keseluruhan aktifitas tersebut semakin memperkuat insight akun Kompascom menjadi lebih menarik di mata algoritma instagram.

Sehingga jangan heran apabila anda cukup sering melihat konten berita dari Kompascom di laman explore instagram anda. Terlebih pemberian giveaway dari Kompascom juga sangat menarik dan membuat banyak orang ingin mengikutinya. Giveaway yang dilakukan juga kerap kali menggandeng beberapa lembaga untuk berkolaborasi menghasilkan campaign yang positif. Seperti misalnya giveaway yang baru-baru ini diadakan dengan bekerjasama Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigasi. Dari program campaign giveaway tersebut para peserta diharuskan membuat video instagram seputar desa mereka dengan hashtag ‘Berkat Dana Desa’ yang mana hal ini sangat berdampak positif untuk citra dari lembaga terkait dan Kompas itu sendiri.  

 

Fitur Tulisan Pembaca untuk Anda yang Memiliki Jiwa Jurnalis

Kompas.com lewat Kompasiana juga menyediakan fitur tulisan pembaca sehingga siapapun dapat menulis di website ini. Namun jangan anggap mudah urusan ini ya karena pihak redaksional Kompas.com sangat selektif dalam meloloskan setiap artikel yang ditulis oleh pembaca. Setidaknya anda harus menyajikan artikel yang aktual dan belum banyak dibahas di media lain. Data-data yang diberikan juga harus sesuai dengan konteks bahasan dan dapat dipertanggungjawabkan. Sehingga Kompas.com memastikan bahwa setiap tulisan yang masuk tetap melalui tahapan verifikasi jurnalistik yang lengkap dan ketat. 

Meski begitu, hingga kini sudah ada ratusan ribu artikel yang dimuat oleh Kompas.com lewat para pembacanya. Cara ini juga mampu membuat Kompas.com lebih unggul karena aktualitas berita yang diperbaharui akan lebih banyak jumlahnya. Terlebih kebanyakan tulisan pembaca adalah berita features yang update dan relevan dengan kondisi terkini. Sehingga kompas.com mampu menyajikannya untuk berbagai segmentasi pembaca. Bagi anda yang tertarik menulis ini maka bisa mengakses Kompasiana dan mendaftarkan akun. Setelah itu anda pun akan diminta untuk mengisi beberapa data diri penting sebagai bentuk verifikasi data. Dengan demikian, anda juga sudah menjadi bagian dari Netizen Jurnalistik Kompas yang siap menyajikan berita untuk masyarakat. 

 

Fitur Kompas Premium untuk Berita yang Lebih Lengkap

Kompas.com mampu menjadi portal berita online gratis yang dapat diakses kapan saja dan di mana saja. Namun, bagi para pembaca setia yang ingin mendapat akses berita lebih lengkap, seperti artikel-artikel terbaru dari berbagai topik, rportase eksklusif, hingga siaran langsung yang disajikan oleh kompas.com maka pembaca bisa memanfaatkan fitur upgrade premium. Fitur ini memfasilitasi pembaca untuk lebih dekat dengan kompas.com dan mendapatkan akses lainnya seperti Kompas ePaper. Kompas ePaper adalah bentuk digital dari rubrik berita harian koran Kompas. Dengan demikian anda bisa menikmati sensasi baca korang langsung dari Kompas walaupun lewat perangkat digital seperti smartphone, tablet, ataupun laptop. 

Untuk mendaftar akun premium, Kompas.com mematok biaya yang sangat murah, mulai dari 20 ribu rupiah per minggunya. Dengan begitu anda akan mendapatkan berbagai fitur tambahan lainnya yang lebih lengkap hingga akses ke fitur riset yang memuat lima kategori subrubrik. Yaitu Opini Publik, Indikator, Pantau Media, Populer, dan Telaah.

 

Website Rekanan Kompas.com yang Luas

Era industri 4.0 memang bukan lagi soal kompetisi, namun lebih kepada kolaborasi untuk menghasilkan karya terbaik. Dan inipula yang diterapkan oleh Kompas.com sebagai portal berita teraktual di Indonesia. Kompas.com selaku anak perusahaan dari PT Kompas Media Nusantara memiliki banyak rekanan website berita lain yang saling terhubung. Sebut saja seperti Kompasiana.com, Kompaskarier.com, Gramedia Digital, Gridoto.com, Bolasport.com dan lain sebagainya. 

Hal ini tentu mempermudah penyaluran berita untuk saling berkolaborasi dalam proses penyebaran yang lebih masif dan luas. Dari masing-masing website juga akan mempermudah pembaca untuk menemukan kategori berita terfavoritnya. Seluruh website rekanan tersebut juga pastinya memiliki sistem verifikasi yang sama-sama ketat sehingga para pembaca tidak perlu khawatir dengan kredibilitas di dalamnya.

Dan demikianlah beberapa ulasan seputar kompas.com yang sangat menarik untuk dibahas. Jika kita ingin membahas lebih detail, pastinya akan membutuhkan waktu yang lebih panjang lagi ya mengingat kredibilitas dan kualitas Kompas.com yang sangat baik. Semoga ulasan ini bermanfaat dan mampu menambah referensi bagi anda. Dan jangan lupa, ‘Jernih Melihat Dunia’ bersama Kompas.com